Cara Menghitung CBM Barang untuk Pengiriman (Rumus & Contoh)
Ventya Gema Kustriarty · Chief Operating Officer Logisly ·
CBM (cubic meter) adalah satuan volume yang dihitung dengan mengalikan panjang × lebar × tinggi barang dalam satuan meter. Dalam logistik, CBM dipakai untuk mengetahui berapa ruang truk atau kontainer yang akan terpakai, sekaligus menjadi dasar perhitungan untuk pengiriman LTL dan LCL.
Kesalahan menghitung CBM sering berujung pada dua hal yang sama-sama merepotkan: truk yang dipesan ternyata terlalu kecil, atau terlalu besar sehingga ruangnya terbuang.
Rumus dasar CBM
CBM = Panjang (m) × Lebar (m) × Tinggi (m)
Jika ukuran barang dalam sentimeter, bagi hasil perkalian dengan 1.000.000.
CBM = (P cm × L cm × T cm) ÷ 1.000.000
Contoh perhitungan
Anda akan mengirim 200 karton dengan ukuran masing-masing 50 cm × 40 cm × 30 cm.
- Hitung volume satu karton: 50 × 40 × 30 = 60.000 cm³
- Ubah ke CBM: 60.000 ÷ 1.000.000 = 0,06 CBM
- Kalikan dengan jumlah karton: 0,06 × 200 = 12 CBM
Jadi total muatan Anda sekitar 12 CBM.
Contoh untuk barang di atas palet
| Item | Ukuran (cm) | Jumlah | CBM per unit | Total CBM |
|---|---|---|---|---|
| Palet A | 120 × 100 × 150 | 10 | 1,80 | 18,0 |
| Palet B | 120 × 80 × 120 | 6 | 1,15 | 6,9 |
| Total | 16 palet | 24,9 |
Untuk palet, hitung tinggi termasuk palet dan barang di atasnya, karena itulah ruang yang benar-benar terpakai di truk.
Jangan lupakan berat
Volume bukan satu-satunya batas. Truk juga punya batas berat. Barang padat seperti keramik, besi, atau cairan bisa mencapai batas berat jauh sebelum ruangnya penuh. Sebaliknya, barang ringan tapi besar seperti kasur atau produk plastik akan memenuhi ruang sebelum mencapai batas berat.
Karena itu, saat memesan truk, selalu sampaikan dua angka: total CBM dan total berat.
Dari CBM ke pilihan pengiriman
- Volume kecil (beberapa CBM): pertimbangkan LTL untuk darat atau LCL untuk laut, yang dihitung per CBM.
- Volume menengah hingga besar: FTL dengan tipe truk yang sesuai, dari CDE, CDD, hingga wingbox atau tronton.
- Volume sangat besar atau antarpulau: trailer atau kontainer 20 ft / 40 ft, atau kombinasi dengan kereta dan laut.
Tips agar perhitungan akurat
- Ukur sisi terpanjang kemasan, termasuk bagian yang menonjol.
- Pertimbangkan ruang kosong karena barang tidak bisa ditumpuk rapat sempurna.
- Periksa apakah barang boleh ditumpuk. Barang yang tidak boleh ditumpuk akan memakan ruang lebih banyak.
- Hitung ulang jika kemasan berubah.
Bantuan memilih armada di Logisly
Tidak yakin truk mana yang cocok untuk volume Anda? Logisly membantu pemilihan truk dan kontainer berdasarkan volume, berat, dan jenis barang:
- FTL dengan truk rigid hingga 25 ton atau 60 CBM per truk, dan trailer untuk muatan yang lebih besar.
- LTL dan LCL berbasis CBM ke Jawa, Sumatera, Bali, dan pulau lain, sehingga Anda hanya memakai ruang yang dibutuhkan.
- Personel lapangan yang bisa membantu pemilihan armada dan pengawasan muat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya CBM dan kubikasi?
Sama saja. Kubikasi adalah istilah umum untuk volume dalam meter kubik.
Kenapa pengiriman LTL dihitung per CBM?
Karena ruang truk yang dipakai lebih menentukan daripada berat, terutama untuk barang yang ringan tapi memakan tempat.
Berapa CBM yang muat di satu truk?
Tergantung tipe truk dan cara penataan barang. Sampaikan total CBM dan berat ke tim Logisly untuk rekomendasi armada yang tepat.
Sudah punya angka CBM dan berat muatan? Kirimkan ke tim Logisly lewat Logisly.com atau WhatsApp untuk rekomendasi armada.

Chief Operating Officer Logisly
Berpengalaman 20+ tahun di industri logistik dan startup, berfokus pada efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis.