Cold Chain Logistics di Indonesia: Prinsip, Tantangan & Cara Menjaga Suhu

Ventya Gema Kustriarty · Chief Operating Officer Logisly ·

Cold chain logistics (logistik rantai dingin) adalah rangkaian penyimpanan dan pengiriman yang menjaga produk tetap pada rentang suhu tertentu dari titik produksi hingga penerima akhir. Satu kali saja suhu keluar dari batas, kualitas produk bisa turun, bahkan tidak layak dijual.

Di negara tropis seperti Indonesia, menjaga suhu bukan perkara mudah. Panas, jarak antarpulau, dan kemacetan membuat setiap menit di luar ruang pendingin menjadi risiko.

Produk yang membutuhkan cold chain

  • Makanan beku seperti daging, seafood, dan frozen food.
  • Produk dingin seperti susu, produk olahan susu, dan minuman tertentu.
  • Farmasi seperti obat dan produk kesehatan tertentu.
  • Produk kecantikan yang sensitif suhu.
  • Buah, sayur, dan bahan pangan segar.

Dua kategori suhu yang paling umum

Kategori Rentang umum Contoh produk
Chiller Sekitar 0 hingga 5°C Produk susu, daging segar, buah dan sayur tertentu
Frozen Sekitar -18°C ke bawah Daging beku, seafood beku, es krim, frozen food

Setiap produk punya persyaratan suhunya sendiri, jadi selalu mengacu pada spesifikasi dari produsen.

Prinsip dasar rantai dingin

  1. Suhu dijaga di setiap titik, bukan hanya di gudang. Termasuk saat muat, perjalanan, dan bongkar.
  2. Waktu di luar suhu diminimalkan. Proses muat dan bongkar harus cepat dan terencana.
  3. Cadangan listrik wajib ada. Pemadaman sesaat bisa merusak seluruh isi ruang pendingin.
  4. Data suhu dan stok terpantau, sehingga penyimpangan cepat terdeteksi.
  5. Kebersihan dan segregasi, terutama untuk produk pangan dan halal.

Tantangan cold chain di Indonesia

  • Iklim tropis yang mempercepat naiknya suhu saat pintu dibuka.
  • Jarak dan antarpulau, yang memperpanjang waktu perjalanan.
  • Keterbatasan fasilitas penyimpanan dingin di beberapa daerah.
  • Risiko listrik padam yang mengancam stabilitas suhu.

Yang perlu dicek dari fasilitas cold storage

  • Kapasitas dan jumlah ruang pendingin
  • Rentang suhu yang didukung (chiller dan frozen)
  • Jumlah loading dock untuk bongkar muat cepat
  • Sistem cadangan: mesin pendingin dan generator
  • Pemantauan stok dan suhu, idealnya terintegrasi dengan sistem gudang
  • Sertifikasi yang relevan, seperti halal untuk produk pangan

Cold storage Logisly di Gresik, Jawa Timur

Logisly mengoperasikan fasilitas cold storage di Manyar, Gresik, dekat Surabaya:

Spesifikasi Detail
Kapasitas Lebih dari 10.640 posisi palet
Ruang pendingin 20 cold room
Loading dock 12 dock
Suhu chiller 0 hingga 5°C
Suhu frozen -25°C
Keandalan Mesin cadangan dan generator
Integrasi Dapat terhubung dengan Warehouse Management System (WMS) untuk pemantauan inventori 24/7

Logisly juga bersertifikat Halal, yang penting bagi produsen makanan dan barang konsumen.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya chiller dan frozen?

Chiller menjaga produk tetap dingin tanpa membeku, sekitar 0 hingga 5°C. Frozen menjaga produk dalam keadaan beku. Cold storage Logisly mendukung frozen hingga -25°C.

Kenapa generator cadangan penting?

Karena pemadaman listrik sesaat bisa menaikkan suhu ruang dan merusak produk. Cadangan daya menjaga suhu tetap stabil.

Bisakah stok di cold storage dipantau dari jauh?

Bisa. Cold storage Logisly dapat diintegrasikan dengan WMS untuk pemantauan inventori 24/7.

Mencari cold storage di Jawa Timur? Jadwalkan diskusi atau kunjungan fasilitas Gresik bersama tim Logisly di Logisly.com.

Ventya Gema Kustriarty

Ventya Gema Kustriarty

Chief Operating Officer Logisly

Berpengalaman 20+ tahun di industri logistik dan startup, berfokus pada efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis.