Freight Forwarder: Peran, Layanan & Kapan Perusahaan Membutuhkannya

Ventya Gema Kustriarty · Chief Operating Officer Logisly ·

Freight forwarder adalah penyedia jasa yang mengatur perpindahan barang dari asal ke tujuan atas nama pemilik barang, termasuk memilih moda, memesan ruang di kapal, kereta, atau pesawat, serta mengurus dokumen yang diperlukan. Forwarder berperan sebagai "arsitek perjalanan" barang, terutama ketika pengiriman melibatkan lebih dari satu moda atau proses kepabeanan.

Jika pengiriman Anda hanya melibatkan truk dari satu kota ke kota lain, Anda mungkin tidak membutuhkan forwarder. Tapi begitu ada kapal, kereta, atau urusan ekspor-impor, perannya menjadi penting.

Apa saja yang dilakukan freight forwarder?

  • Merencanakan rute dan moda yang paling sesuai.
  • Memesan ruang angkut di kapal, kereta, atau pesawat.
  • Mengurus dokumen pengiriman, termasuk dokumen kepabeanan untuk ekspor-impor.
  • Mengoordinasikan trucking dari dan ke pelabuhan, stasiun, atau bandara.
  • Memantau perjalanan dan menjadi titik kontak jika ada kendala.

Forwarder, perusahaan trucking, dan 3PL: apa bedanya?

Penyedia Fokus utama Kapan dibutuhkan
Perusahaan trucking Angkutan darat dengan truk Pengiriman darat antarkota
Freight forwarder Pengaturan perjalanan lintas moda dan dokumen Laut, kereta, udara, ekspor-impor
3PL Eksekusi operasional logistik secara menyeluruh Volume tumbuh, banyak rute dan layanan

Dalam praktiknya, batas ketiganya makin tipis. Banyak penyedia kini menggabungkan trucking, forwarding, dan kepabeanan dalam satu layanan.

Kapan perusahaan membutuhkan forwarder?

  • Pengiriman antarpulau menggunakan kontainer laut atau Ro-Ro.
  • Pengiriman memakai kereta atau pesawat.
  • Ada kegiatan ekspor atau impor yang memerlukan pengurusan dokumen kepabeanan.
  • Anda ingin satu pihak yang bertanggung jawab atas seluruh perjalanan lintas moda.

Kriteria memilih freight forwarder

  1. Legalitas dan keanggotaan asosiasi, misalnya keanggotaan ALFI/ILFA.
  2. Izin kepabeanan seperti PPJK jika Anda melakukan ekspor-impor.
  3. Layanan trucking yang terintegrasi, agar first mile dan last mile tersambung tanpa perlu vendor tambahan.
  4. Pilihan moda yang lengkap, sehingga rekomendasinya objektif.
  5. Visibilitas dan dokumen digital.

Logisly: forwarding, trucking, dan kepabeanan dalam satu penyedia

  • Freight forwarding lintas moda: sea freight FCL/LCL, rail freight, air freight, dan roll-on/roll-off.
  • Customs clearance dengan izin PPJK dan ahli PPJK bersertifikat, termasuk penanganan PIB dan PEB.
  • Anggota ALFI/ILFA.
  • Trucking dari jaringan 100.000+ truk untuk first mile dan last mile, serta lebih dari 60 trailer per hari untuk kontainer ekspor-impor.
  • Satu tim dan satu platform untuk memantau seluruh perjalanan barang.

Dengan begitu, Anda tidak perlu memisahkan pekerjaan domestik dan multimoda ke vendor yang berbeda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah pengiriman domestik butuh freight forwarder?

Untuk trucking darat murni, biasanya cukup penyedia trucking atau 3PL. Forwarder dibutuhkan ketika ada moda laut, kereta, udara, atau proses kepabeanan.

Apa itu ALFI/ILFA?

ALFI/ILFA adalah asosiasi logistik dan forwarder di Indonesia. Keanggotaan asosiasi menjadi salah satu indikator kredibilitas penyedia.

Bisakah satu penyedia mengurus forwarding sekaligus trucking?

Bisa. Logisly menangani keduanya, termasuk kepabeanan, dalam satu layanan.

Butuh forwarder yang sekaligus mengurus trucking? Hubungi tim Logisly di Logisly.com.

Ventya Gema Kustriarty

Ventya Gema Kustriarty

Chief Operating Officer Logisly

Berpengalaman 20+ tahun di industri logistik dan startup, berfokus pada efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis.